Forkopimda Jatim Cek PPKM Darurat Melalui Jalur Udara

Laporan: Redaksi author photo

Liputan23.com|Surabaya - Forkopimda Jawa Timur mengecek penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat melalui jalur udara menggunakan helikopter.

Pengecekan dipimpin Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, Selasa (6/7/2021).

Forkopimda Jatim pertama melakukan pangecekan PPKM Darurat melalui udara seputar Kota Surabaya, berlanjut ke Kabupaten Gresik, Sidoarjo hingga ke Malang. Pemantauan udara dilakukan di titik-titik penyekatan dan jalan protokol yang memiliki mobilitas tinggi untuk menganalisa kepatuhan masyarakat dalam pelaksanaan PPKM Darurat.

"Dari pemantauan udara terlihat pengurangan volume kendaraan dari yang biasanya. Kami akan lakukan analisa dan evaluasi terkait dengan masalah pengetatan," kata Kapolda Jatim.

Langkah selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengecekan di perusahaan. "Apakah perusahaan bisa menjalankan aturan Instruksi Mendagri. Kami mengimbau agar bisa mengatur para karyawan bisa mengurangi pekerja dan bekerja dari rumah sesuai aturan. Saya minta hal ini dilakukan sebagai upaya mengurangi penyebaran Covid-19," lanjut dia.

Ia menjelaskan, untuk empat hari penerapan PPKM Darurat yang dilaksanakan di Jawa Timur perlu dilakukan evaluasi. Terutama, membedakan antara pekerja di sektor kritikal dan sektor esensial.

"Jalan keluarnya kami akan memberikan surat kepada asosiasi perusahaan agar bisa mengimbau kepada anggotanya terkait aturan PPKM Darurat, serta akan dipasang spanduk-spanduk pemberitahuan kriteria sektor kritikal dan esensial," tutupnya.

Terkait dengan tempat ibadah, ia mendapatkan arahan dan imbauan dari ketua MUI, NU dan Muhammadiyah sehingga untuk sementara pelaksanaan ibadah bisa dilakukan di rumah saja.(red_inp)

Share:
Komentar

Berita Terkini