-->

Milad Ke-28, Dompet Dhuafa salurkan 100 Kursi Roda

Laporan: Redaksi author photo

Liputan23.com|Jakarta - Dompet Dhuafa (DD) melalui unit sosial bisnis fundraising digitalnya yaitu DD Tekno berinisasi  memberikan penyaluran himpunan ZIS sebanyak seratus unit kursi roda pada program 100 Kursi Roda Road Show DD GOTO Masjed.id.

Penyerahan kursi roda tersebut dilakukan opada rangkaian acara milad ke-28 Dompet Dhufa yang dilaksanakan secara virtual (online) melalui channel YouTube Dompet Dhuafa TV pada Jumat (02/07).

DD Tekno menyerahkan 100 Kursi roda kepada Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa untuk menjembatani donasi 100 kursi roda kepada layanan Kesehatan Dompet Dhuafa antara lain Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC), RS Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa, Rs Griya Medika Dompet Dhuafa dan Klinik AKA Medika.

“Kerjasama dengan DD Tekno ini sebagai upaya kerjasama kita, untuk memberikan manfaat yang lebih luas untuk para mustahik yang memiliki masalah dengan kesehatan. Banyak sekali mustahik di luar sana yang secara kebutuhan mereka sangat membutuhkan. Karena harga kursi roda yang tidak dapat di jangkau oleh mereka jadi ini menjadi bukti kita untuk menyiapkan kursi roda. Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM) berusaha melaksanakan setiap program dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian, para dhuafa yang memerlukan bantuan dapat segera dibantu dan diberdayakan, agar mereka para dhuafa kembali tersenyum.” ucap Kepala LPM Dompet Dhuafa, M. Noor Awaluddin Asjhar, Jumat (02/07).

Sementara skandar Syamsi selaku CEO DD TEKNO mengatakan bahwa program 100 Kursi Roda Road Show DD GOTO Masjed.id memberi manfaat kepada ekosistem masjid.id.Program ini dikatakannya terintegrasi ke unit unit layanan masyarakat di lingkungan unit unit dan zona zona Dompet Dhuafa di seluruh Indonesia sehingga masyarakat banyak merasakan manfaat dan kemudahan dari aplikasi.

"Ini merupakan wasiat terakhir dari alm. Pak yuli pujihardi untuk membantu LKC dan rumah sakit dompet dhuafa dengan 100 kursi roda. Kebetulan pelayanan di rumah sakit dompet dhuafa juga banyak pasien pasien yang usia lanjut yang membutuhkan kursi roda. Kami persiapkan 100 kursi roda,semoga memberi manfaat masyarakat juga peningkatkan unit – unit Dompet Dhuafa kepada masyarakat yang membutuhkannya,” ujarnya.

Direktur Pelayanan Medis RST drg. Rima Febrianti, MARS, CPHR, FISQua memberikan apresiasi dan menyatakan  bahwa pihaknya terbantu dengan bantuan kursi roda yang memang sangat diperlukan.

"Di rst 50 persen pasien gayatri, yang penangannanya juga cukup membutuhkan kursi roda. Insya allah ini sangat bermanfaat untuk pasien dan semoga untuk para donatur kami ucapkan terimakasih setiap putaran roda dari kursi roda ini terhitung sebagai amal jariyah,” katanya.

Melihat berbagai kebutuhan terhadap akses kesehatan di masyarakat, Dompet Dhuafa melakukan inovasi di berbagai bidang fasilitas kesehatan. Dengan tetap mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat dhuafa dan marginal. Layanan Kesehatan Dompet Dhuafa berupa Rumah Sakit, Layanan Kesehatan Cuma-cuma, Klinik, Apotik dan Optik mata. Program-program pemberdayaan dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, kebencanaan, dan dakwah pun terus digulirkan Dompet Dhuafa sebagai strategi membangun kesejahteraan kaum dhuafa.

“LKC melayani sampai 11 titik dari sabang hingga merauke. Sehingga nanti donasi kursi roda ini,insya allah akan tersebar di Indonesia minimal di 11 titik ini. Pemanfaatannya memang berbeda dengan di rumah sakit. Kita lebih ke pelayanan individu namun dalam pemakaiannya ada relawan atau pihak rumah sakit yang nantinya ada yang bertanggung jawab untuk kebermanfaatan yang berkelanjutan,” ucap drg. Martina Tirta Sari selaku Pimpinan LKC-DD Pusat.

Kolaborasi, kemitraan dan perjalanan bersama antara Dompet Dhuafa dan para donatur, menjadi kolaborasi yang terbangun dalam meniti perjalanan 28 tahun kerja-kerja kemanusiaan dalam melayani dhuafa, serta masyarakat pra sejahtera.

Dompet Dhuafa hadir sebagai penjembatan para donatur untuk menyentuh langsung kaum dhuafa untuk melayani dan memberdayakan sesama melalui lima pilar, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Sosial, Dakwah dan Budaya.(red_inp)

Share:
Komentar

Berita Terkini