-->

IPELMABAR Banda Aceh Komitmen Menjunjung Tinggi Aspirasi Serta Intelektual Mahasiswa Aceh Barat

Laporan: LIPUTAN 23

OLEH IKBAL AFZAL, Wakil Ketua Umum IPELMABAR Banda Aceh.

IKATAN Pelajar Mahasiswa Aceh Barat atau sering di sebut dengan IPELMABAR Banda Aceh selalu muncul di publik dengan pengabdiannya serta dengan berbagai programnya untuk manyarakat Aceh terkhususnya masyarakat Aceh Barat. Organisasi atau panguyuban yang sangat dibanggakan oleh kaum terpelajar atau mahasiswa asal Aceh Barat ini dengan usianya yang tidak muda lagi, IPELMABAR Banda Aceh selalu komitmen apa yang selalu di harapkan baik dari pelajar, mahasiswa maupun masyarakat dan apalagi IPELMABAR Banda Aceh komitmen mengambil peran dalam segi hal media sosial sehingga tidak hilang oleh zaman, di era 4.0 lagi-lagi jejak media sangat penting bagi suatu lembaga atau organisasi.

Membahas soal komitmen, di sini saya menyebutkan kawan-kawan dengan sebutan "Generasi Mikir". Pastinya generasi mikir tau apa itu komitmen, dalam opini ini saya ingin menjelaskan komitmen di sini ialah sikap atau bentuk perilaku terhadap sesuatu dalam bentuk loyalitas dan pencapaian visi, misi, nilai dan tujuan baik pada kelembagaan maupun keorganisasian. Adapun seseorang di katakan memiliki komitmen yang tinggi terhadap sesuatu, dapat dikenali dengan ciri-ciri antara lain kepercayaan dan penerimaan yang kuat terhadap tujuan dan nilai-nilai baik di kelembagaan maupun keorganisasian.

Saya kutip dari salah satu tokoh, yaitu menurut Steers dan Porter komitmen adalah suatu sikap individu mengidentifikasikan dirinya terhadap tujuan-tujuan dan harapan-harapan organisasi tempat ia berusaha menjaga keanggotaan dalam organisasi untuk mewujudkan tujuan organisasi tersebut.” Jadi tanpa adanya komitmen tiada pula jati diri yang di harapkan, dan ingat komitmen itu berasal dari diri masing-masing, dengan komitmennya dari diri maka suatu lembaga atau organisasi itu akan komitmen dengan sendirinya.

IPELMABAR Banda Aceh telah di periode 2020-2022 dengan di ketuai oleh Hafrizal dan telah membentuk jajaran intinya dengan di namai dengan presidium, program wajib di hadapi oleh ketua umum serta jajaran presidium di awal kepengurusan yaitu Open Recruitment dimana program awal ini menjemput kader-kader/mahasiswa-mahasiswa terbaik asal Aceh Barat yang berkuliah di Banda Aceh untuk berproses sama-sama di kepengurusan IPELMABAR Banda Aceh, seperti kita ketahui bersama Mahasiswa sebagai agen perubahan (Agent Of Change), menjadi mahasiswa harus memiliki academic knowledge, skill of thinking, management skill dan communication skill untuk modal bagi seorang mahasiswa agar menjadi seorang yang berguna bagi bangsa, keluarga dan dirinya sendiri.

Maka dari itulah IPELMABAR Banda Aceh memberi wadah kepada mahasiswa asal Aceh Barat yang berkuliah di Banda Aceh dengan sistem kekeluargaan, dengan terwujudnya jiwa kekeluargaan maka terwujudlah cita-cita IPELMABAR Banda Aceh pastinya di bumbui dengan dinamika serta proses bersama-sama. Aspek yang perlu di kawal bersama ialah dari kebijakan-kebijakan yang keluar dari konteks kewarasan yang tidak sama sekali mencerdaskan masyarakat contohnya seperti UU Minerba, RUU Omnibus Law, Lubang Tambang dll dan apabila mahasiswa yang masih berjiwa indipenden atau belum memikirkan kepentingan tidak terus mengawal kebijakan-kebijakan dari pemerintah yang bersifat sepihak tersebut “terkutuk” lah kita menjadi mahasiswa, ingat!, mahasiswa mempunyai sumpah, saya rasa di opini ini saya tuliskan sumpahnya agar kawan-kawan sadar bahwa mahasiswa mempunyai sumpah; Sumpah Mahasiswa
“Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, bertanah air satu tanah air tanpa penindasan.” “Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, berbangsa satu, bangsa yang gandrung akan keadilan.” “Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, berbahasa satu, Bahasa tanpa kebohongan.”

Dengan tiga kalimat sakral di atas bisa membungkam apapun kebijakan yang di anggap tidak waras di tengah masyarakat dan satu hal lagi mahasiswa tidak terlepas dari masyarakat dan apabila masyarakat tidak percaya lagi mahasiswa lagi-lagi saya ucapkan “terkutuk” bagi mahasiswa. IPELMABAR Banda Aceh tetap mengambil peran meakomodir kebijakan-kebijakan yang tanpa kewarasan tersebut, maka dari itu panguyuban yang berasal dari Aceh Barat ini meyerukan aspirasi dari generasi mikir atau seluruh mahasiswa Aceh Barat yang berada di Banda Aceh kepada seluruh stakeholder baik itu pemerintah maupun masyarakat.

Maka dari itu tetap jaga silaturahmi, loyalitas, kerja ikhlas, kerja tuntas demi IPELMABAR Banda Aceh Jaya! Karena di IPELMABAR Banda Aceh berbicara kita!
#IPELMABARJAYA
#IPELMABARKITA
#BERSAMACERDASKUALITAS

Share:
Komentar

Berita Terkini