-->

MUBES SEMA DAN DEMA STAIN TDM DIANGGAP CACAT HUKUM DAN MELANGGAR AD/ART?

Laporan: LIPUTAN 23

MEULABOH - Pada Kamis (24/12/2020), Pj Ketua HMJ Tarbiyah dan Keguruan, Cut Mauizah menyampaikan bahwa Musyawarah Besar (MUBES ) Senat Mahasiswa (SEMA) STAIN TDM dinilai tidak jelas bahkan lebih rusak dari tahun 2019 lalu.

"Mubes kali ini selain informasi yang sangat mendesak, juga terkait aturannya di sebarkan ini tidak sesuai dengan hasil mubes terdahulu yang ada di AD/ART. Ada beberapa point yang dihilangkan dan juga di tambahkan ini merupakan sesuatu hal yang sangat fatal kami rasa, karena AD/ART tidak bisa di otak atik sesuka hati selain nanti dalam pelaksanaan mubes. Contoh Point yang dihilangkan adalah kriteria calon SEMA sudah mengikuti Latihan Kepemimpinan Tingkat I (LK -I )", ujarnya.

Kemudian Ketua HMJ perempuan ini menambahkan bahwa tadi hari dari jam 09.00 mereka menanti Mubes yang di sampaikan pelaksanaan melalui Zoom Meeting juga tidak ada kejelasan.

"Setelah mubes di buka oleh Waket III dulu Break dan tidak ada kelanjutan lagi bahkan banyak komting yang di keluarkan dari Grup. Sampai saat berita ini keluar terkait pelaksanaan mubes belum jelas", ungkap Icut.

Icut berharap agar mubes bisa laksanakan sesuai dengan sistem dan aturan yang sudah benar. Kemudian icut menyampaikan juga mubes Virtual tidak efektif karena sangat tidak bisa tersampaikan yang ingin di sampaikan dan tahapannya pun terhambat.

Dia menambahkan, supaya mubes di laksanakan langsung seperti biasanya, apalagi peserta untuk mubes SEMA STAIN-TDM tidak terlalu banyak jadi bisa di terapkan Protokol kesehatan yang efektif. 

"Semoga mubes kali ini bisa memberikan hal yang baru untuk kreatifanmahasiswa STAIN-TDM dan juga lahir pemimpin yang jiwanya untuk kemajuan mahasiswa dan mampu bersaing ke luar", tutupnya (Ril)
Share:
Komentar

Berita Terkini