-->

Optimalisasi Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Tembakau.

Laporan: REDAKSI author photo
Liputan23 | BANDA ACEH - “Optimalisasi Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) utk Peningkatan Kesejahteraan Petani Tembakau Aceh” dgn mengundang narasumber dari Distanbun Aceh, Kanwil Bea Cukai Aceh serta Satpol PP & WH Aceh.

DBH-CHT merupakan dana yg bersifat khusus dari Pemerintah Pusat yg dialokasikan ke Pemda (Pemerintah provinsi, Pemerintah Kab/Kota) yg merupakan penghasil cukai hasil tembakau dan/atau penghasil tembakau, salah satunya Provinsi Aceh.

Kadistanbun Aceh, Ir. Cut Huzaimah, MP dalam siaran ini menyampaikan betapa pentingnya utk memberantas penjualan rokok illegal, karena rokok illegal merupakan salah satu penyebab hasil tembakau petani tidak terdaftar cukainya. Tempat produksi rokok illegal ini akan menampung/mengambil hasil tembakau petani aceh untuk dijadikan bahan produski rokok tersebut, dalam hal ini petani tidak mendapatkan keuntungan lebih. Petani menjual dengan harga pasar, namun produk yang dihasilkan (rokok illegal) dapat merugikan negara karena hal ini akan menurunkan hasil cukai tembakau. Beliau menambahkan, hal ini secara tidak langsung juga merugikan petani tembakau, karena peruntukan DBH-CHT salah satunya utk menyokong kebutuhan budidaya petani tembakau termasuk ketersediaan sarana prasarana pendukungnya.
Sejalan dgn penuturan Kabid Fasilitas Kanwil Bea cukai, bahwa target hasil cukai tembakau tahun 2021 ini berkisar 170 T, dimana hal ini akan sangat membantu sumber APBN. APBN ini nantinya akan disalurkan ke daerah-daerah sehingga menunjang perekonomian kita.

Terkait rokok illegal yg beredar, Distanbun Aceh bersama Kanwil Bea Cukai Aceh serta Satpol PP & WH Aceh telah berkomitmen utk melakukan operasi pasar yg akan dijadwalkan berkala. Safrizal selaku Kabid HAL Satpol PP & WH Aceh mengatakan bahwa akan selalu mendukung upaya pemberantasan rokok illegal, pelakunya akan ditindak tegas. Sedangkan utk masyarakat akan terus kita lakukan sosialisasi mengenai kerugian rokok illegal bagi daerah. 

Masyarakat harus paham dulu dampak kecil dan besarnya seperti apa, kemudian berangsung masyarakat akan tertib membantu pemerintah dlm memberantas rokok illegal”, tambahnya.(har)
Share:
Komentar

Berita Terkini