-->

Selamat Purnabakti Family Man

Laporan: Redaksi author photo

Liputan23.com|Jakarta - Jakarta - Sosok yang dianggap kebapakan oleh keluarga besar Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Jhoni Ginting, mulai hari ini akan mengakhiri masa tugasnya sebagai seorang abdi negara.

Sang family man telah menorehkan banyak peninggalan (legacy) dan inovasi, baik dalam pelayanan maupun penegakan hukum keimigrasian.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly bahkan menyebut hari ini sebagai hari yang bersejarah baginya maupun Kemenkumham. Hari dimana Kemenkumham melepas salah seorang sosok pemimpin yang telah banyak berjasa bagi organisasi. Terutama saat memimpin di masa-masa sulit seperti di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini.

“To do great things is difficult, but to command great things is more difficult,” kata Yasonna mengutip kalimat dari filsuf kenamaan Jerman, Friedrich Nietzsche. “Adalah sesuatu yang tidak mudah menjadi pemimpin di masa-masa sulit dan kondisi yang tidak normal akibat pandemi ini, tentu saja hal ini menjadi tantangan yang tidak biasa,” tambahnya,pada Rabu (30/06/2021).

Memiliki latar belakang profesi dan karir sebagai seorang jaksa, telah membuat Jhoni Ginting memiliki modal yang besar dalam menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi. Bahkan, kemampuan ini telah teruji sebelumnya saat Jhoni menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kemenkumham.

Yasonna terkenang saat awal pandemi Covid-19 melanda negara Republik Rakyat Tiongkok. Dimana Ditjen Imigrasi secara responsif dan cepat tanggap telah melakukan upaya antisipasi pencegahan masuknya Covid-19 ke wilayah Indonesia, yaitu dengan melarang masuk ke wilayah Indonesia bagi seluruh orang asing yang memiliki riwayat perjalanan dari RRT melalui Peraturan Menkumham Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Bebas Visa Kunjungan, Visa, dan Pemberian Izin Tinggal Terpaksa bagi Warga Negara Republik Rakyat Tiongkok.

“Keputusan-keputusan sulit harus dibuat dalam waktu yang cepat, namun dengan tetap mempertimbangkan resiko serta menghitung cost and benefit dari kebijakan yang dibuat,” kata Yasonna yang hadir secara daring dalam kegiatan Serah Terima Jabatan Direktur Jenderal Imigrasi. “Kepentingan umum dan kemanfaatan yang lebih besar adalah faktor utama dalam mengambil keputusan. Pak Jhoni Ginting telah berhasil membuktikannya,” lanjutnya.

Untuk sementara, jabatan Dirjen Imigrasi akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Dirjen Imigrasi, Widodo Ekatjahjana. Yasonna berharap Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Kemenkumham ini dapat menahkodai Ditjen Imigrasi dengan semangat dan harapan baru, meneruskan kesuksesan yang telah ditorehkan oleh pendahulunya.

“Pesan saya untuk Plt. Dirjen Imigrasi, untuk selalu sigap, bekerja dengan hati dan pikiran, maksimalkan potensi yang anda pribadi miliki dan yang ada di Ditjen Imigrasi. Tugas sebagai Plt. merupakan tugas yang berpacu antara penyesuaian, pembelajaran, dan pelaksanaan dalam satu waktu,” tandasnya.

Sebelumnya, Jhoni Ginting mengaku akan mengisi masa purnabaktinya dengan berkumpul bersama keluarganya. Jhoni mengungkapkan selama ini dirinya kesulitan untuk meluangkan waktu dengan keluarganya.

“Kepada istri saya mbak Reni, (juga) anak-anak saya, saya telah terlalu lama berpisah dengan kalian, my sweet heart, my love,” katanya. “Terima kasih atas dukungannya selama ini. I’m nothing without you all. Aku ingin meluangkan waktuku untuk keluargaku,” ucap Jhoni penuh haru.

Sementara itu, Widodo Ekatjahjana yang hadir bersama dengan istrinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menkumham untuk kepercayaannya atas pemberian tugas sebagai Plt. Dirjen Imigrasi.

“Momentum serah terima jabatan ini sesungguhnya bukan akhir dari komitmen yang telah dibangun oleh Bapak Jhoni Ginting, namun tentunya merupakan tonggak estafet, untuk melanjutkan kinerja terbaik yang selama ini telah dilaksanakan,” kata Widodo.

“Sehingga perencanaan strategis yang telah disusun oleh beliau dapat terus ditingkatkan dan diimplementasikan demi kemajuan bangsa dan negara kita,” tutupnya.(red_khi)

Share:
Komentar

Berita Terkini