Liputan23.com - Banda Aceh, 5 Mei 2026 – Dalam rangka memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh bersama Polresta Banda Aceh melaksanakan kegiatan Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) di KAI Kupi Banda Aceh pada hari Selasa (5/05). Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk membahas berbagai isu aktual terkait keselamatan lalu lintas, khususnya pada wilayah Kota Banda Aceh dan sekitarnya yang masih memiliki tingkat kerawanan kecelakaan yang cukup tinggi pada beberapa titik tertentu.
Pada forum tersebut, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh diwakili oleh Kasubag Pelayanan, Iwan Prasetiya Nugroho, sementara dari Polresta Banda Aceh diwakili oleh perwakilan Satlantas Polresta Banda Aceh. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif dan kolaboratif.
Kepala Jasa Raharja Wilayah Aceh, Panji Akbar Nur Banten, melalui Kepala Sub Bagian Pelayanan PT. Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh, Iwan Prasetiya Nugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa upaya pencegahan kecelakaan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan.
“Forum ini menjadi langkah konkret dalam menyamakan persepsi dan merumuskan strategi bersama, khususnya dalam menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Perwakilan Satlantas Polresta Banda Aceh juga menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan peran edukatif dan preventif kepada masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan PT Jasa Raharja dalam rangka menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib.
Melalui kegiatan FKLL ini, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih solid antar instansi terkait, sehingga upaya pencegahan kecelakaan dapat dilakukan secara lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Sebagai BUMN yang memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja terus berkomitmen untuk tidak hanya berfokus pada aspek penanganan pasca kecelakaan, namun juga aktif dalam upaya pencegahan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial kepada masyarakat.