
Liputan23 | Aceh Besar — Kepala Staf Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigadir Jenderal TNI Dwi Sasongko, S.E., M.H., mewakili Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., secara resmi menutup Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Rindam Iskandar Muda, Aceh Besar, Rabu (9/9/2026).
Penutupan pendidikan tersebut menjadi momentum penting bagi 633 prajurit Infanteri yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan selama delapan minggu, terhitung sejak 16 Juli hingga 9 September 2026. Seluruh siswa dinyatakan lulus dan resmi dilantik menjadi Prajurit Tamtama TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada).
“Mewakili Pangdam Iskandar Muda dan pribadi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 633 prajurit Tamtama TNI AD serta berhasil menyelesaikan pendidikan ini dengan aman dan lancar,” ujar Kasdam Iskandar Muda.
Dalam amanat Pangdam Iskandar Muda yang dibacakan Kasdam Iskandar Muda, menegaskan bahwa berakhirnya pendidikan pertama bukanlah akhir dari proses pembentukan seorang prajurit, melainkan menjadi awal perjalanan pengabdian dalam melaksanakan tugas kepada bangsa dan negara.
Pendidikan yang telah ditempuh diharapkan mampu membentuk para Tamtama remaja menjadi prajurit yang memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada bangsa dan negara, patuh kepada atasan, loyal dalam melaksanakan tugas, serta berani dan bertanggung jawab dalam menjalankan pengabdian dengan senantiasa berpedoman pada hukum dan peraturan yang berlaku.
Para prajurit juga dituntut untuk mampu menempatkan kepentingan tugas di atas kepentingan pribadi, membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjadi teladan melalui sikap, perilaku, dan kehidupan sehari-hari.
Kepada para Tamtama remaja, Pangdam Iskandar Muda berpesan agar pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama pendidikan tidak berhenti setelah upacara penutupan. Kemampuan tersebut harus terus diasah, dikembangkan, dan ditingkatkan sesuai dengan tuntutan tugas di satuan.
Pangdam Iskandar Muda menjelaskan bahwa Tamtama merupakan unsur pelaksana yang memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas satuan, baik melalui kemampuan militer umum maupun kemampuan khusus sesuai bidang tugas masing-masing.
“Para Tamtama remaja memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan. Oleh karena itu, teruslah belajar, berlatih, dan tingkatkan kemampuan sebagai bekal dalam menghadapi tuntutan tugas ke depan,” tegas Pangdam Iskandar Muda.